Ujian kode etik notaris PKK INI


Akhirnya ujian kode etik notaris pascakongres INI diselenggarakan pada 31 Agustus 2012 selama 2 hari serentak di pengurus wilayah Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, dan Jawa Timur. Ujian kode etik yang diselenggarakan Pengurus INI Kolegial ini berlangsung lancar. Di Jakarta pelaksanaan ujian dilaksanakan di Hotel Grand Cempaka dengan dihadiri oleh 353 peserta. Sementara itu di Surabaya, peserta adalah sekitar 288 orang, Yogyakarta 255, Bandung 288, Medan 30 orang.
Untuk mengikuti ujian kode etik ini peserta diwajibkan membayar biaya pendaftaran Rp 2 juta rupiah dengan fasilitas pemberian makalah pembekalan, makan siang dan lainnya untuk waktu selama 2 hari. Biaya ini menurut Zulfikar, salah seorang peserta lulusan Mkn FH Universitas Airlangga, tidak terlalu memberatkan. Mengenai masalah kontroversi 2 kepengurusan penyelenggara, yaitu kepengurusan SRC dan PKK yang menyelenggarkan ujian kode etik, Ia tidak terlalu risau karena panitia menekankan bahwa penyelenggaraan ujian ini dijamin sah.
Di antara peserta ujian kode etik notaris yang diselenggarakan INI PKK ini terlihat Alya Rohali yang dikenal sebagai artis dan mantan Puteri Indonesia 1996 sebagai peserta. Ketika ditanya tentang keikutsertaannya dalam ujian kode etik ini, Alya merasa sudah waktunya masuk ke dunia notaris. Seperti disampaikannya beberapa waktu lalu bahwa Ia masih akan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaannya di bidang entertain, setelah itu barulah profesi notaris akan dimasukinya.



Komentar Untuk Berita Ini (1)

  • yanti 04 September 2012 | 11:02

    Is the best buat media notariat on line,sukses buat mas lukie

Kirim Komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas